Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bayi

Waktu yang tepat untuk mengambil cuti melahirkan

Gambar
19 September 2018, Usia kandungan 38 minggu. Saat ini saya sedang menikmati segelas kopi dan bubur kacang hijau di kantor. Tiba di kantor pukul 06.13 pagi tadi, berangkat dari rumah pukul 5.37 pagi. Benar-benar gak sempat sarapan, jadi bubur kacang hijau yang sudah dimasak sejak malam, dijadiin bekal buat pagi. Hari ini juga gak bawa bekal makan siang, karena kebetulan ada training di kantor (mikirnya pasti dapat makan, hahahaha..... I wish ya). Saya mau sharing sedikit mengenai waktu yang pas buat ambil cuti melahirkan. Bagi anda, 100% Full mommy at home, mungkin cuti melahirkan bukanlah salah satu pertimbangan penting. You get all the time you need, untuk mempersiapkan kelahiran si kecil even sampai lulus ASI EKSKLUSIF. So lucky. Seru kali ya kalau 100% menjadi Ibu Rumah Tangga. But, semua Ibu punya their own reason, kenapa memilih bekerja atau kenapa memilih jadi Ibu Rumah Tangga. Karena, jangan salah, memilih menjadi Ibu rumah tangga bukan hanya karena suami-suaminya ...

Masa persiapan melahirkan dan masa persalinan

Gambar
“Her eyes were open, taking in my tired face... Her face twitched into what looked like a squinty smile, and in her wordless expression I saw gratitude, and relief, and trust. I wanted, desperately, not to disappoint her.” -  Vanessa Diffenbaugh -  Siapa ibu-ibu yang mengalami drama sebelum dan setelah persalinan? Saya salah satunya. Sumpah, masa-masa itu benar-benar deh. Bukan hanya menguras tenaga, tetapi mental dan moril juga. Hebat memang Tuhan menciptakan cara kerja tubuh seorang wanita. Gak pernah terbayangkan, seorang bayi bisa hadir dan bertumbuh di rahim seorang wanita dan bisa lahir kedunia. Benar kata orang-orang, kita gak akan tahu besarnya perjuangan seorang Ibu bagi anak-anaknya sampai kita sendiri menjadi seorang Ibu. Antara hidup dan mati bukanlah kata-kata yang berlebihan menggambarkan sebuah proses persalinan yang dilalui para Ibu. Jessica lahir di salah satu Rumah Sakit swasta yang biaya lahirannya di tanggung kantor, hehehehe.... (Gak sanggu...

Proses Belajar Berjalan

Pernah gak sih kalian membandingkan perkembangan kemampuan anak dengan anak lain yang seusianya. Yup, saya adalah salah satunya. Kok anak saya belum mau makan nasi keras? Kok anak saya belum bisa jalan tanpa dipegang? Kok anak saya bisa bingung puting? Kok anak saya masih belum bisa nyebut mama? Kok anak saya masih Nenen? (hahaha, yang ini mah HARUS, yaiyalah namanya masih bayi). Akhirnya, saya dan suami kesayangan menanyakan perihal itu ke Ibu Dokter. MaJes          : Kok anak saya belum mau makan nasi keras? Ibu Dokter  : Tapi kalau bubur dimakan kan Mama? (kalau di RS*P, semua dokter anak memanggil para Ibu dengan Mama dan Para Bapak dengan Ayah) Majes          : Mau dok, doyan malah apalagi kalau dikasih sup sapi. Ibu Dokter   : Bagus kalau gitu Ma, malah kalau bubur; ikan, sayur dan nasinya bisa dijadikan satu. Jadi asupan gizinya dapat semua. === Jawabannya masuk akal, benar juga sih. Segala jenis ikan2a...